Medan – Fenomena langit langka kembali memukau warga Medan pada Minggu malam hingga Senin dini hari (7–8 September 2025). Gerhana Bulan Total berlangsung hampir sepanjang malam dan seluruh fasenya dapat diamati dengan jelas berkat cuaca yang cerah.
Akun resmi Instagram @infobmkgsumut menyapa warganet usai fenomena tersebut dengan unggahan: “Pagi sobat BMKG Sumut, siapa nih yang tadi malam ikutan mimin lihat #gerhanabulantotal? Seru kan, meskipun tengah malam sampai pagi, mimin tetap setia pantau terus perkembangan fase gerhana. Beruntung banget nih, wilayah Indonesia bisa mengamati seluruh fase gerhana bulannya loh.”
Gerhana Bulan Total terjadi saat Matahari, Bumi, dan Bulan berada pada satu garis lurus, membuat Bulan masuk ke bayangan inti (umbra) Bumi. Pada puncaknya sekitar pukul 01.11 WIB, Bulan tampak berwarna merah atau dikenal sebagai blood moon.
Berdasarkan data BMKG, inilah waktu fase-fase gerhana Bulan Total (WIB):
Penumbra mulai: 22.26.56

Sebagian mulai: 23.26.44

Total mulai: 00.30.17

Puncak gerhana: 01.11.45

Total berakhir: 01.53.13

Sebagian berakhir: 02.56.46

Penumbra berakhir: 03.56.34

Seluruh proses gerhana ini bisa diamati dari awal hingga akhir di Medan dan berbagai daerah lain di Indonesia. BMKG juga menampilkan citra foto Bulan pada setiap fasenya yang semakin menambah kekaguman masyarakat.
Fenomena ini tidak hanya menjadi tontonan indah, tetapi juga pengingat akan keteraturan pergerakan benda langit di alam semesta. (SK03)
Foto-foto: Instagram @infobmkgsumut




















Komentar