oleh

Protes Jalan Rusak, Warga Tapteng Tanam Pohon Pisang di Jalan Protokol

-Kabar Daerah-85 Dilihat

Tapteng – Warga Kelurahan Sibuluan Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), menanam pohon pisang di sejumlah lubang jalan protokol pada Senin–Selasa (8–9/9). Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kondisi infrastruktur yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki.

Pada Selasa (9/9), warga kembali menanam pohon pisang di Jalan Abdul Rajab Simatupang, ruas yang menghubungkan ke Jalan Jenderal Faisal Tanjung dan Jalan Sutan Singengu Paruhuman. Jalan tersebut merupakan jalur penting yang dilalui berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, truk hingga trailer pengangkut semen.

Di sepanjang jalan itu juga berdiri sejumlah kantor pelayanan publik, seperti Kantor BPBD, Dinas Pertanian, Polres Tapteng, Puskesmas Pandan, Kantor Camat, Samsat, hingga Bappeda Tapteng. Kondisi jalan berlubang membuat mobilitas masyarakat terganggu.

“Itu jalan provinsi. Sudah hampir tiga tahun rusak, makin lama makin ‘keriting’,” ujar Hera, warga setempat, Selasa (9/9). Menurutnya, saat hujan jalan berubah menjadi kubangan, sementara di musim panas menimbulkan debu yang mengganggu kesehatan.

Hera mengaku tidak tahu siapa yang menanam pohon pisang, namun ia mendukung aksi tersebut. “Minimal bisa membuat pengguna jalan lebih hati-hati dan semoga pemerintah memperhatikan kondisi ini,” katanya.

Warga juga mengeluhkan tingginya risiko kecelakaan akibat lubang di tengah jalan. Pengendara, khususnya sepeda motor, kerap terjatuh saat melintas dengan kecepatan tinggi. (SK06

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *