Medan – Konsul Jenderal Malaysia di Medan, Tn. Shahril Nizam Abdul Malek, didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan Odi Anggia Batubara SSTP dan Deputy Director Tourism Malaysia Medan, Nor Hasni Saidin, secara resmi membuka Malaysia Tourism Fair – Visit Malaysia 2026 di Main Atrium Centre Point Mall Medan, Jumat (26/9).
Pameran yang berlangsung hingga Minggu (28/9) itu menampilkan hampir seluruh destinasi ikonik Malaysia dengan melibatkan 10 agen perjalanan asal Medan, 4 rumah sakit Malaysia, Hotel Berjaya Penang, 2 maskapai penerbangan, produk kuliner Adabi, program Malaysia My Second Home, serta didukung BNI 46, Tourism Malaysia Medan, dan berbagai pihak lainnya.
Dalam sambutannya, Odi Anggia Batubara mengapresiasi kegiatan ini karena dinilai mampu mendongkrak perekonomian kedua negara. Ia menekankan keteladanan masyarakat Medan saat berkunjung ke luar negeri, khususnya ke Malaysia, yang dikenal tertib dan disiplin. “Hendaknya keteladanan itu juga dibawa pulang dan diterapkan di Indonesia agar kualitas kehidupan semakin meningkat ke arah positif,” ujarnya.
Odi menambahkan, Medan kini tengah membangun industri pariwisata yang melibatkan banyak pihak, mulai dari UMKM hingga penguatan nilai moral religius. Hal itu diwujudkan melalui motto Medan untuk Semua, yang menurutnya mencerminkan pembangunan inklusif, berkeadilan, dan setara bagi seluruh warga kota yang heterogen.
Sementara itu, Shahril Nizam Abdul Malek mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk memanfaatkan pameran ini sebagai platform mempererat kerja sama industri pariwisata antara Malaysia dan Indonesia. “Ini akan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian kedua negara,” ujarnya.
Shahril menyampaikan, pada 2024 Malaysia menerima 38 juta kunjungan wisatawan asing, dengan Indonesia sebagai pasar terbesar kedua setelah Singapura, mencapai 4,1 juta kunjungan. Pada Januari–Juni 2025, Malaysia mencatat 20,6 juta kunjungan wisatawan, di antaranya 2,1 juta dari Indonesia atau meningkat 8,1 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurutnya, Tourism Malaysia Medan optimistis jumlah wisatawan Indonesia akan terus meningkat, didukung lebih dari 200 penerbangan langsung setiap minggu dari Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Palembang, dan Batam, serta sekitar 290 perjalanan feri per minggu dari Asahan, Dumai, dan Batam.
Pameran ini juga menampilkan berbagai paket wisata, mulai dari liburan keluarga, perjalanan insentif, perawatan kesehatan, hingga belanja dan kuliner. Selain destinasi ikonik seperti Petronas Twin Towers, Merdeka Street, Batu Caves, dan KLCC Park, kini Malaysia juga memperkenalkan destinasi baru seperti Saloma Link, Skyride KL, River of Life, Gamuda Land, dan Taman Botani Perdana.
Acara ini turut dihadiri sejumlah pelaku industri pariwisata, antara lain aktivis perempuan T. Feria Aznita SE dari Ende Bahagia Wiata, Apri Wardhany dari Puti Global Holidays, Uli Arta dari Simalem Resort, Wilson Halim dari Winter Holidays, serta pelaku industri kedirgantaraan, Juli Saragih. (SK06)




















Komentar