oleh

Karutan Labuhan Deli Bantah Beri Fasilitas Istimewa kepada WBP: Lokasi Foto di Rumah Sakit Bandung

-Peristiwa-63 Dilihat

Medan – Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas I Labuhan Deli, Eddy Junaedi, A.Md.IP., S.Sos., M.Si., membantah tudingan pemberian fasilitas istimewa kepada tahanan maupun Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas I Labuhan Deli.

Bantahan tersebut disampaikan Eddy menanggapi beredarnya unggahan di media sosial yang menuding adanya bilik asmara atau kamar mewah di Rutan Kelas I Labuhan Deli, Selasa (27/1).

“Ruangan yang diposting di media sosial itu bukan berada di Rutan Labuhan Deli, melainkan di Rumah Sakit Bandung,” ujar Eddy saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, tahanan berinisial R yang viral dalam unggahan tersebut masih berstatus sebagai tahanan kejaksaan. Pada 31 Desember 2025, R mengeluhkan kondisi kesehatannya dan kemudian dirujuk oleh dokter rutan ke Rumah Sakit Bandung.

“Kami melakukan koordinasi dengan Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Belawan terkait kondisi tahanan tersebut. Selanjutnya, R dirujuk ke RS Bandung dengan pengawalan dari Kejari Belawan, TNI, serta petugas Rutan Labuhan Deli,” jelasnya.

Selama menjalani perawatan di rumah sakit, R diperkenankan didampingi oleh keluarganya. Eddy menegaskan, foto yang beredar di media sosial memperlihatkan R saat berada di rumah sakit bersama istrinya, bukan di dalam rutan.

“Jadi tidak benar jika disebutkan itu berada di Rutan Labuhan Deli atau adanya fasilitas istimewa di dalam rutan,” tegas Eddy.

Sebelumnya, beredar informasi yang menyebut Rutan Labuhan Deli memberikan fasilitas istimewa kepada WBP berupa kamar mewah, sebagaimana unggahan yang viral di media sosial. (SK02)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *