oleh

IAI Sumut Luncurkan Arsitek Jumpa Tengah 2026, Usung Tema “Nadi Ruang Utara”

-Kabar Daerah-54 Dilihat

Medan – Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sumatera Utara resmi meluncurkan event Arsitek Jumpa Tengah (AJT) 2026 dalam kegiatan yang digelar di Srikandi, Jalan Samanhudi, Medan, Rabu (8/4/2026).

Peluncuran ini menjadi penanda dimulainya rangkaian AJT yang untuk ketiga kalinya digelar, setelah sukses pada 2024 dan 2025.

Ketua IAI Sumatera Utara, Ar. Achmad Aryanto, IAI, AA, menegaskan bahwa AJT bukan sekadar pameran arsitektur, melainkan ruang apresiasi bagi pelaku praktik arsitektur dan dunia konstruksi di Sumatera Utara.

“Arsitek Jumpa Tengah bukan sekadar pameran biasa. Ini adalah bentuk apresiasi kepada seluruh pelaku praktik arsitektur dan pekerjaan konstruksi di Sumatera Utara. Kami ingin menunjukkan kepada publik bahwa inovasi arsitektur harus etis, logis, dan estetik,” ujarnya.

Pada tahun ini, AJT mengusung tema “Nadi Ruang Utara” yang mengandung filosofi mendalam tentang peran arsitektur dalam kehidupan masyarakat.

Menurut Achmad, tema tersebut terdiri dari tiga makna utama: Nadi, Ruang, dan Utara, yang merepresentasikan peran penting arsitektur dalam pembangunan daerah.

“Kami memandang arsitektur sebagai sistem yang menjaga keberlangsungan aktivitas manusia. Tanpa arsitektur yang baik, sebuah kota bisa ‘mati’ secara fungsional. Di sinilah arsitek hadir memberi denyut dalam setiap pembangunan,” jelasnya.

Ia menambahkan, konsep ruang tidak hanya dimaknai sebagai batas fisik, tetapi juga sebagai wadah interaksi sosial, budaya, dan ekonomi.

“Ruang adalah tempat terjadinya budaya, perputaran ekonomi, serta penciptaan memori. Karena itu, kami mengedepankan sisi humanis agar arsitektur menjadi ruang interaksi bagi masyarakat Sumatera Utara yang heterogen,” katanya.

Sementara itu, unsur Utara dalam tema menjadi simbol identitas geografis Sumatera Utara yang kaya lanskap dan dinamika wilayah.

“Mulai dari pegunungan tropis, pesisir, hingga dinamika urban Kota Medan, semuanya merupakan kekayaan identitas yang harus tercermin dalam karya arsitektur,” tambahnya.

Ketua Panitia AJT 2026, Ar. Fachri Zahari, IAI, menyampaikan bahwa puncak kegiatan akan digelar selama lima hari, pada 5–9 Agustus 2026, di Atrium Sun Plaza Medan.

“Arsitek Jumpa Tengah 2026 berlangsung selama lima hari dan terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya bagi arsitek,” ujarnya.

Berbagai agenda telah disiapkan untuk memeriahkan kegiatan tersebut, sekaligus mendekatkan dunia arsitektur kepada publik.

“Kami menghadirkan pameran arsitektur terbaik di Sumatera Utara, talkshow nasional dan lokal bersama arsitek ternama, klinik konsultasi arsitektur gratis, hingga hiburan live music dan design workshop,” jelas Fachri.

Ia juga menekankan pentingnya peran media dalam meningkatkan publikasi dan partisipasi masyarakat.

“Dukungan media sangat krusial untuk meningkatkan awareness dan menjangkau audiens yang lebih luas. Kami berharap publikasi yang masif dapat mendorong antusiasme masyarakat untuk hadir,” pungkasnya.

Dengan semangat “Nadi Ruang Utara”, IAI Sumatera Utara berharap AJT 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ruang hidup sekaligus memperkuat identitas arsitektur di Sumatera Utara. (SK02)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *