Medan – Sejumlah proyek pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar tengah direncanakan maupun dalam proses lelang pada tahun 2025. Pemerintah Kota Medan melalui berbagai dinas teknis menyiapkan anggaran besar untuk jembatan, jalan, fasilitas umum, hingga pelayanan kesehatan.
Proyek yang Direncanakan atau Dalam Proses Lelang
Beberapa proyek yang sedang masuk tahap perencanaan maupun pascakualifikasi tender, antara lain:
Pembangunan Jembatan di Jalan Wahidin, Medan Area
Anggaran sekitar Rp 7,2 miliar. Tender dikelola Dinas SDA, Bina Marga & Bina Konstruksi melalui LPSE Kota Medan. Tercatat 52 perusahaan ikut mendaftar.
Rehabilitasi Jembatan di Jalan Kejaksaan, Medan Petisah
Nilai HPS Rp 805 juta. Saat ini sudah masuk tahap lelang pascakualifikasi.
Penataan Halaman dan Plafond Gedung DPRD Kota Medan (TA 2025)
Anggaran penataan halaman Rp 750 juta, sementara plafon Rp 4,15 miliar.
TMMD ke-126 dan Karya Bakti TNI TA 2025
Termasuk pengadaan barang dengan nilai sekitar Rp 1–2 miliar.
Pembangunan Jembatan di Jalan HOS Cokroaminoto, Medan Area
Direncanakan menelan biaya Rp 5,6 miliar.
Perbaikan Jalan dan Drainase di Medan Marelan
Menyasar titik rawan banjir seperti Jalan Sepakat, Gang Pertama, Jalan Paluh Nibung, dan Jalan Swadaya. Pengerjaan ditargetkan dimulai setelah Lebaran 2025.
Belanja Modal Tanah Persil Lainnya
Alokasi Rp 95 miliar, dikelola Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya & Tata Ruang.
Proyek Multiyears yang Berlangsung
Selain itu, sejumlah proyek besar yang dikerjakan secara bertahap (multiyears) sudah berjalan dan ditargetkan rampung pada 2025:
Medan Islamic Center (MIC)
Dibangun di lahan 22 hektare dengan anggaran Rp 393,27 miliar oleh KSO Waskita–Permata. Ditargetkan selesai tahun ini dan masjid dapat digunakan pada Salat Idulfitri 2025.
Overpass Stasiun Kereta Api Medan
Tuntas akhir 2024 dengan anggaran Rp 67 miliar. Diharapkan memperlancar arus lalu lintas dan konektivitas transportasi.
Revitalisasi Lapangan Merdeka
Pekerjaan tahap bawah tanah telah selesai. Saat ini fokus pada penataan permukaan sebagai wajah baru Kota Medan.
Proyek Jangka Menengah (RPJMD 2025–2029)
Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, Pemkot Medan merencanakan pembangunan enam underpass baru. Salah satunya di kawasan Kampung Lalang. Proyek ini akan dibiayai melalui APBD maupun APBN.
Fokus Pembangunan 2025: Layanan Dasar
Menurut Kepala Bappeda Medan, pada 2025 arah pembangunan difokuskan pada pelayanan dasar, meliputi:
Perbaikan puskesmas,
Renovasi sekolah, termasuk penggabungan beberapa SD menjadi TK/SMP,
Melanjutkan proyek multiyears seperti Islamic Center, penanganan banjir, dan infrastruktur dasar lain.
Pemerintah Kota Medan menegaskan bahwa pada tahun ini tidak akan memulai proyek infrastruktur skala besar baru seperti underpass.
Proyek Transportasi dan Infrastruktur Lain
Beberapa proyek transportasi dan infrastruktur yang menjadi perhatian publik:
LRT Medan
Direncanakan sejak 2017, namun hingga kini masih pada tahap perencanaan/DED dan belum menunjukkan realisasi fisik.
Revitalisasi Pelabuhan Belawan
Bagian dari proyek strategis infrastruktur Sumatera untuk meningkatkan kapasitas dan nilai ekonomi pelabuhan.
Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT)
Sudah beroperasi sebagai bagian dari jaringan tol Trans-Sumatra.
Stadion Utama Sumatera Utara
Resmi beroperasi sejak Oktober 2024 di Deli Serdang. Meski berada di luar wilayah Kota Medan, stadion ini berdampak signifikan terhadap kegiatan olahraga regional, termasuk menjadi kandang sementara PSMS Medan.
Ringkasan Cepat
Infrastruktur Jalan & Jembatan: Jembatan Jalan Wahidin, Jalan Kejaksaan, Jalan HOS Cokroaminoto; underpass (RPJMD).
Bangunan Umum & Budaya: Overpass Stasiun Medan, Lapangan Merdeka, Medan Islamic Center.
Pelayanan Dasar: Puskesmas, sekolah, penanganan banjir.
Transportasi Masif: LRT Medan (belum realisasi), Pelabuhan Belawan, Tol MKTT.
Fasilitas Olahraga: Stadion Utama Sumut (PSMS Medan). (SK02)




















Komentar