oleh

Wujudkan Estetika Kota, Rico Waas Tekankan Ketahanan dan Keindahan Infrastruktur Jalan dan Trotoar

-Kabar Daerah-84 Dilihat

Medan – Wajah sebuah kota tercermin dari infrastruktur yang dilalui warganya setiap hari. Prinsip tersebut ditegaskan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat memimpin Rapat Kerja Tematik II yang membahas keterpaduan penataan, pengembangan, dan pengelolaan sistem jaringan jalan serta trotoar, di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Kamis (15/1/2026).

Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman, serta para pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Dalam arahannya, Rico Waas menekankan bahwa persepsi masyarakat, baik warga lokal maupun pendatang, terhadap kemajuan kota sangat dipengaruhi oleh kerapian jalan, trotoar, dan vegetasi.

Rico Waas menyoroti masih adanya infrastruktur yang belum seragam, baik dari sisi ukuran maupun desain. Ia menginginkan transformasi Medan menuju kota metropolitan dengan standar estetika tinggi dapat segera terwujud.

“Niat kita sudah baik, namun infrastruktur jalan dan trotoar masih banyak yang belum rapi. Saya minta setiap ruas jalan dan trotoar memiliki standarisasi ukuran yang jelas. Penataan harus dimulai dari inti kota secara terencana, baru kemudian menyisir ke area pinggiran,” tegasnya.

Ia juga menyoroti persoalan kerusakan trotoar akibat pertumbuhan akar pohon. Untuk itu, Rico Waas meminta agar dicarikan solusi teknis terbaik sehingga infrastruktur yang dibangun memiliki ketahanan jangka panjang.

“Buat cara terbaik supaya akar pohon tidak merusak lagi. Saya harap apa yang kita bangun memiliki umur yang panjang,” ujarnya.

Dalam penataan wajah kota, Rico Waas menilai keberadaan vegetasi menjadi unsur yang tidak terpisahkan. Menurutnya, perencanaan vegetasi harus dilakukan sejak awal, termasuk pemilihan jenis tanaman yang memiliki daya tahan kuat namun tetap indah.

“Dinas Lingkungan Hidup harus memastikan tanaman yang digunakan bagaimana perawatannya. Harus yang keras dan kuat, tetapi tetap memunculkan keindahan,” katanya.

Lebih lanjut, Rico Waas mengingatkan seluruh perangkat daerah agar bekerja secara terintegrasi dan menghindari ego sektoral. Ia menekankan pentingnya perencanaan matang agar pengerjaan tidak dilakukan berulang di lokasi yang sama.

“Kalau bisa semuanya sekali jalan. Jangan berulang-ulang dibongkar. Penganggaran harus konkret, efektif, dan efisien. Kita harus melakukan penghematan dengan perencanaan yang matang,” jelasnya.

Terkait kualitas pengerjaan, Rico Waas juga menginstruksikan Inspektorat untuk mengawasi setiap vendor yang terlibat. Ia menegaskan tidak ingin ada proyek yang dikerjakan secara asal-asalan.

“Saya tidak mau pengerjaan yang setengah-setengah. Vendor harus memberikan kualitas terbaik agar infrastruktur kita berumur panjang. Ini demi masa depan Kota Medan,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, masing-masing perangkat daerah, di antaranya Dinas SDABMBK, Dinas Perhubungan, dan Dinas Lingkungan Hidup, turut memaparkan rencana kerja yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026. (SK02)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *